Sembuh dari kanker
nasopharing!
RICKY LOMANTO
TAK
ADA ORANG yang membayangkan terkena penyakit kanker, dan itulah saya
derita. Hampir setahun badan saya demam dan sakit di gusi bagian
belakang akibat kanker nasopharing,
sejenis kanker di belakang hidung. Saya kemudian berobat ke Cina.
Oktober 2005 saya kembali ke Indonesia dan bisa menjalani hidup normal.
Normal?
Hanya berselang sebulan, badan kembali demam. Penyebabnya karena
menghirup udara dingin, seperti AC mobil, setiap melakukan perjalanan
dinas ke luar kota.
Mula-mula coma pilek, lam-lama timbul bengkak antara pipi dan telinga,
bekas tempat penyinaran ketika pengobatan dulu. Dokter gigi saya, yang
menemukan adanya kanker di belang hidung, terkejut melihat kemunduran
kesehatan yang saya alami.
Syukurlah, soya dipertemukan dengan teman istri saya yang membawa
Tahitian Noni Juice. Saya di kasih satu gelas. Saya coba minun satu
sloki. Begitu bangun tidur, badan terasa segar dan enak.
Saya
mulai minum secara teratur, pagi dan malam sebanyak satu sloki. Air
muka saya berangsur-angsur cerah. Berat badan mulai membaik. Saya
ketemu dengan dokter gigi saya, selang seminggu kemudian. Ia kembali
terkejut. Kali ini karena tubuh saya yang sudah mulai padat dan berisi.
Mulut saya, yang semula merah, sekarang sudah normal. Saya paparkan
rahasia TNJ dan kini ia membagi juga rahasia itu kepada pasiennya.
Oktober lalu, persis setahun setelah saya pulang berobat dari Cina, saya periksa CT-Scan ke Singapura.
Dokter di sana menyatakan kanker saya sudah bersih. Tak ada yang bisa
membayangkan menemukan kesembuhan dari penyakit kanker, tapi saya
mengalaminya.
Baca
penanganan
kanker by
dr. Neil
Solomon
|