|
Alergi
Kulit Menahun
Lebih dari 18 tahun, M. Sholikin mengalami alergi
kulit yang menyiksa hidupnya. Bayangkan, makan
apapun bis amembuat kulitnya gatal dan memerah
diseluruh bagian.
Tak hanya makanan yang membuat ayah dua anak ini
harus merasakan gatal, merah dan panas pada
kulitnya. Pakaian yang harus ia kenakan juga pakaian
yang terbuat dari 100 persen katun. ”Jika tidak,
maka seluruh tubuh akan kembali memerah,” ungkapnya.
Sudah bermacam cara pengobatan dilakukan oleh M.
Solikin. Mulai medis hingga alternatif.
”Sampai-sampai saya sudah bosan dengan rasa obat.
Entah efek samping apa yang bakal menderita saya
akibat seringnya mengonsumsi obat-obatan.”
Namun, sejak ia disarankan seorang sahabat untuk
mengkonsumsi Jus Taitian Noni, makanan apapun pasti
akan dilahap pria kelahiran Kediri ini. ”Dalam tiga
hari saja, TNJ sudah bekerja menghajar alergi saya.
Efek pertama yang saya rasakan adalah buang air
besar saya menjadi lancar dan rutin tiap pagi hari,”
ujar Sholikin yang mempelajari khasiat TNJ terlebih
dahulu sebelum memutuskan untuk menkonsumsinya.
Menjelang sebulan mengkonsumsi TNJ, Sholikin
memberanikan diri makan sate kambing yang selama ini
menjadi mook baginya. Namun ternyata Tak ada gejala
perut sakit dan sering buang air besar yang kadang
membuatnya lemas, setelah memakan daging kambing.
”Dalam hati saya berkata, wah, ini jus sangat ampuh
memberantas keluhan saya yang sudah menahun,”
ceitanya.
Kejadianaya serupa juga ia alami, saat pakaian dalam
dan sabun mandi yang memang khusus dianjurkan dokter
kepadanya agar tidak menyebabkan alergi, habis di
pasaran sekitar tempat tinggalnya di Denpasar. ”Mau
tak mau saya gunakan salah satu sabun biasa dan
pakaian dalam biasa. Alhamdulillah, tidak ada efek
yang berarti terhadap kulit. Saya yakin bahwa,
alergi saya berangsur-angsur pergi.”
Alergi yang dialami sholikin bermula ketika ia
mendapatkan proyek renovasi hotel papandayan di
Bandung tahun 1990 silam. Pola makan yang tidak
teratur serta keletihan dan debu dalam pengerjaan
rpoyeknya, menjadi titik awal masalah alergi yang
dialaminya. ”Hal itu membuat biaya hidup saya sangat
tinggi. Bayangkan saja jika semua barang yang saya
gunakan harus steril. Bahkan, saya harus sering cuci
tangan bila memegang sesuatu.”
Puncaknya terjadi saat 2005 silam.
Demi menjaga agar alerginya tak muncul. Sholikin
rela hanya mengonsumsi nasi. ”Habis kalau saya makan
menggunakan lauk, pasti alergi saya timbul. Mau tak
mau saya hanya makan nasi saja.” terangnya. Tapi
sekarang keadaan sudah berubah. Sholikin tak perlu
lagi pantang makanan. ”Allah SWT telah menjadikan
TNJ sebagai mediasi kesembuhan alergi saya,”
tukasnya.
Sumber: Testimony 2009 "mereka berkata" TNI
Indonesia
|